Dikenal Romantis, Gangwon Tawarkan Wisata

Bukan sekedar menawarkan kecantikan alamnya, Provinsi Gangwon pada Korea Selatan juga mengklaim dirinya sebagai provinsi yang romantis. Sesuatu itu mencetak Gangwon menyuguhkan beragam destinasi berwisata kepada semua pelancong yang hendak berlibur sekaligus berbulan madu.

“Gangwon sungguh mempunyai dominan tempat bagus untuk bulan madu sebab Gangwon menyajikan lokasi yang amat cocok untuk relaksasi. They call it quite romantic, dan pemandangan alamnya, gunung, laut, pantai,” lanjut Sang manajer Pemasaran Gangwon untuk Malaysia dengan Brunei, June Lau, menurut KompasTravel, Jumat (1/5/2015).

Pulau Nami menjadi destinasi wisata yang populer dalam Gangwon. Sebab, pulau itu dulunya dijadikan ialah lokasi syuting drama Winter Sonata. Untuk Lau, orang-orang yang mengikuti drama Korea sangat mengunjungi lokasi itu. Efek isu Winter Sonata juga dipercaya meningkatkan magnet keromantisan pulau itu. Biasanya mereka yang mengunjungi sini akan menghabiskan momen untuk bersantai serta begitu juga mengambil gambar.

Tetapi, keromantisan Gangwon bukan selesai sampai di Pulau Nami saja. Lau mengakui Gangwon tetap mempunyai banyak lokasi lain yang cocok dijadikan sebagai destinasi berbulan madu. “Gangwon tidak cuma menawarkan Nami Island. Demi trip bulan madu mampu ke Gangneung serta Jeongdongjin,” tambah Lau.

Kedua kota tersebut memperoleh jarak yang dekat. Dua kota itu, tambah Lau, begitu juga sama-sama menyuguhkan keindahan laut dengan pantainya yang cocok untu berbulan madu.

“Di Gangneung ada hotel di tepi laut. Jadi pasangan dapat melongok suasana laut, menghasilkan pemandangan. Serupa dan pada Jeongdongjin. And I think it’s nice for couple,” imbuh Lau.

Advertisements

Hotel Neo Kini Hadir di Penang Yang Mewah

Jaringan hotel Archipelago International memperkenalkan hotel terbarunya merupakan Hotel Neo+ Penang-Malaysia. Hotel Neo+ Penang-Malaysia yaitu Hotel Neo pembuka yang dibuka pada pulau destinasi berwisata terkenal ini.

Hotel Neo+ Penang-Malaysia berlokasi dalam pusat kota George Town serta tak jauh dari Komtar, gedung pencakar langit tertinggi di pulau itu. Penang, yang begitu juga diperhatikan ialah “Permata dari Timur”, berlokasi di barat laut dari Semenanjung Malaysia, dekat serta Selat Malaka yang mengagumkan.

Suatu kota yang populer juga keberagaman kulinernya juga keindahan pantainya, George Town dapat ditempuh serta berjalan kaki dari pusat perbelanjaan Penang, tempat jajanan, kantor pemerintahan, dengan pusat bisnis dengan sekedar berjarak 30 menit berkendara menuju Bandara Internasional Penang.

“Penang adalah salah satu destinasi sangat dinamis untuk perjalanan bisnis dengan liburan dan kami selalu senang demi menyajikan semua pelancong Hotel Neo,” tutur Archipelago International VP Sales & Marketing Tenaiya Brookfield, seperti termuat pada siaran pers yang diterima KompasTravel.

Hotel Neo+ Penang-Malaysia, lanjutnya, menjanjikan lingkungan yang bebas asap. Hal ini meenjadi salah satu fitur yang mencirikan Hotel Neo. Dikarenakan merek Neo menyuguhkan konsep budget hotel yang 100 persen bebas rokok.

Hotel Neo+ Penang-Malaysia mempunyai 196 kamar dan suites yang didesain dengan tipe moderen kontemporer. Perlengkapan kamar antara lain akses WiFi, televisi LED, mesin pembuat teh dengan kopi, serta meja tulis dengan sambungan universal.

Kamar mandi dengan standing shower berukuran besar, handuk, dan perlengkapan kelengkapan kamar mandi yang lain. Hotel ini serta memperoleh 4 ruang pertandingan, 2 ruang fungsional, kolam renang dan pusat kebugaran, dengan lounge and bar.

Pesan Saja Secara “Mobile”

Traveloka, webblog pemesanan lewat dunia maya demi jatah tiket pesawat dan hotel kembali melanjutkan kampanye penggunaan aplikasi mobile melalui promo bertajuk “App-solutely Low Price”. Selama saat 14 April setelah tiga Mei 2015, setiap pemesanan jatah tiket pesawat dan kamar hotel di aplikasi mobile Traveloka bakal memperoleh biaya makin murah dibandingkan juga versi desktop ataupun mobile situs Traveloka.

Dari jutaan pengguna dunia maya dalam Indonesia, terupdate sebagian sampingan pengguna yang menjalankan booking jatah tiket dan kamar hotel lewati smartphone (maksimal mobile website ataupun aplikasi mobile Traveloka). Sebuah tersebut membuktikan bahwa meski angka pengguna smartphone pada Indonesia cukup tinggi (berpatokan pada info APJII musim tersebut, mencapai 85 persen dari total pengguna internet), tapi bertransaksi mengakses internet memakai smartphone selalu menjadi aktifitas yang memilah tidak lazim untuk para pengguna internet.

“Saat itu sepertinya konsumen Indonesia selalu lebih memercayai booking melalui desktop ketimbang smartphone. Kemungkinan suatu tersebut sebab konsumen belum terlalu terbiasa bertransaksi membuka mobile,” ujar CEO Traveloka, Ferry Unardi, mirip dikutip dari siaran pers yang diterima KompasTravel.

“Dengan booking menempuh Traveloka App, kami mau menawarkan masa lalu booking yang berbeda dibanding desktop. Pengguna sukses menggilai, memesan juga melongok tiket atau voucher hotel yang sudah dipesan dalam satu lokasi, kapan pun juga di mana juga,” lanjut Ferry.

Pihaknya hendak dan adanya promo App-solutely Low Price tersebut, semakin banyak pengguna yang tertarik untuk menggunakan Traveloka App dikarenakan konsumen sukses mendapat biaya jatah tiket pesawat dan hotel lebih murah.

Saat ini aplikasi mobile Traveloka masuk merupakan salah satu aplikasi terpopuler dalam Play Store dan iTunes App Store demi kategori travel/local. Suatu tersebut sebab jumlah pengguna yang mengunduh juga memanfaatkan aplikasi mobile Traveloka telah mencapai lebih dari 1 juta pengguna.

Pantai Ampenan

Ampenan sebagai sebuah kota yang ada dalam sebelah Barat Kota Mataram. Kota ampenan dikenal sebagai kota tua serta kota pelabuhan karena ialah eks pelabuhan nomor satu dalam Pulau Lombok yang sekarang tetap terlihat puing-puing dermaga di pantai ampenan yang dimanfaatkan menurut warga demi lokasi memancing. Penduduk Kota ampenan pun dalam dominasi tetapi warga keturunan dari Cina maupun arab yang menampilkan toko dalam selama jalan kota ampenan.

Dominan terdapat rumah makan pada kota itu, menjadi kamu bukan perlu khawatir jikalau berwisata sambil berkuliner ria saat mengunjungi kota itu. Segala makanan khas Pulau Lombok yang didominasi tetapi rasa pedas ada disini, seperti ayam taliwang, plecing kangkung, sambal beberuk, serta ayam julat. Kendatipun makanan khas Lombok tersebut bisa berhadapan pada Pulau Bali, tapi bakal makin nikmat andai kamu berhasil menikmatinya pada wisata Lombok tepatnya dalam Kota Ampenan.

Objek bertamasya lombok Ampenan memiliki suatu taman yang kerap ramai dikunjungi, dewasa ini merekapun meluangkan waktu untuk bersantai sambil menyaksikan sunset. Menjadi tak salah bahwa kota ampenan dijadikan salah satu tujuan pariwisata pulau lombok yang mesti untuk di kunjungi.

Bukan sekedar itu saja, pada kota yang dimengerti sebagai kota tua itu dominan terdapat perkampungan yang dihuni tapi beberapa suku bangsa yang mendiami Indonesia, mirip kampung melayu, kampung tionghoa, kampung jawa, serta lain-lain akhirnya publik di daerah ini bersifat heterogen dan umumnya hidup rukun. Kota ampenan tersebut populer bakal perdagangannya yang telah digelar selama berabad – periode, serta arsitektur kota yang selalu mirip zaman kolonial belanda.

Pada Ampenan, Kamu dapat melihat Wihara Bodhi Dharma yang berdiri sejak 1804. Wihara tersebut ialah bukti berada pembauran suku dalam Ampenan sejak dulu saat. Wihara itu ada tepat pada hadapan kampung Melayu yang didominasi penganut Islam. Sedangkan tersebut dalam kawasan pesisir didiami komunitas Bugis yang berprofesi adalah nelayan. Selain kota yang menyimpan banyak bangunan kuno, Ampenan juga memiliSaat Kamu kesana, anda bakal diguhi panorama yang apik khususnya pada saat matahari terbenam. Di momen-momen sunset inilah dominan publik berdatangan ke pesisir pantai sembari memanfaatkan lezatnya jagung bakar dengan panorama laut yang apik.

Agustus, Pawai Budaya Sampai Jambore Akik di Festival Serayu Banjarnegara

Kepala Bidang Pemasaran di Dinas Kebudayaan dengan Pariwisata (Dinbudpar) Provinsi Jawa Tengah Trenggono mengemukakan tiga kabupaten, yakni Cilacap, Banyumas serta Purbalingga bakal ikut menyemarakkan Festival Serayu Banjarnegara 2015.

“Ketiga kabupaten tersebut dan tuan rumah Kabupaten Banjarnegara bakal menyajikan pentas seni terintegrasi pada Stadion Kolopaking, Banjarnegara, 26 Agustus. Pementasan sebagai sesi dari Festival Serayu Banjarnegara 2015,” ucapnya pada Banjarnegara, Rabu (29/7/2015).

Trenggono menyebut sebuah tersebut dalam sela-sela rapat persiapan event dengan dalam ruang rapat Dinbudpar Kabupaten Banjarnegara. Bagi ia, pentas seni terintegrasi sebagai sesi aktivitas dengan untuk promosi tamasya yang digilir dalam beberapa kabupaten juga dikoordinasi Badan Koordinasi Kalangan (Bakorwil).

Dia mengatakan jika pada tempat Bakorwil III yang meliputi eks Keresidenan Banyumas juga Pekalongan pada musim 2014 telah diselenggarakan acara bersama di Banyumas juga ikon Gemuruh Serayu, musim 2015 di Banjarnegara dengan tema Festival Serayu, dengan season 2016 pada Purbalingga berupa Festival Gunung Slamet.

“Melalui kegiatan dengan tersebut diharapkan berada sinergi dan kerja sejenis positif antarkabupaten di memromosikan destinasi wisatanya,” jawabnya.

Buat ia, kegiatan dengan yang dipusatkan pada Banjarnegara ini serta untuk memeriahkan Festival Serayu yang digarap Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan Jambore Kumpulan Sadar Berwisata (Pokdarwis) juga Festival Desa Berlibur se-Jateng yang digarap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ia menuturkan jika event dengan ini bakal memberikan dampak yang baik bagi kemajuan liburan di Banjarnegara juga sekitarnya.

“Akomodasi penginapan pasti akan ramai dipesan, demikian juga serta kulinernya,” ujar Trenggono.

Berpatokan pada perencanaan, tutur dia, Jambore Pokdarwis akan diselenggarakan dalam tanggal 26-29 Agustus sementara Festival Desa Berwisata pada tanggal 28-30 Agustus 2015 juga semua acara akan dipusatkan dalam Alun-alun Banjarnegara.

Kepala Dinbudpar Banjarnegara Azis Achmad mengucap jika pentas seni terintegrasi bakal ditampilkan dalam pembukaan sejumlah aktivitas yang dipusatkan pada Stadion Kolopaking, Banjarnegara.

Menurut ia, acara itu meliputi Serayu Expo (26-30 Agustus), Banjar Banjir Dawet (26 Agustus), dengan Kongres Sungai Indonesia (26-29 Agustus).

Dalam pementasan seni ini, kata dia, Banjarnegara bakal membuka 5 tarian yang semuanya bertema Sungai Serayu, yakni tari Bima Lukar yang dimainkan menurut Sanggar Tari Tiara, tari Kidung Serayu oleh Sanggar Laras Irama, Mandala Serayu oleh Sanggar Sekar Santi, tari Parak Iwak oleh Sanggar Gilar Patria, dan satu jenis tarian sumbangan dari mahasiswa Banjarnegara di Yogyakarta.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian acara Festival Serayu Banjarnegara selanjutnya, yakni Parade Budaya (29 Agustus), Banjarnegara Bersalawat (27 Agustus), serta Pesta Parak Iwak (30 Agustus) juga aktivitas pendukung berupa Jambore Akik Nusantara (23-27 Agustus), lomba fotografi (26-30 Agustus), mancing mania (29 Agustus), juga sejumlah lomba lain seperti lomba blogger, lomba cipta lagu sungai, lomba film dokumenter, lomba poster, lomba lukis, lomba mewarnai, dan ekspedisi sungai.

“Kegiatan Kongres Sungai Indonesia yang berskala nasional serta dijadwalkan bakal dibuka oleh Presiden Joko Widodo, dirancang merupakan alat musyawarah para pemangku sungai di Indonesia,” ungkapnya.

Untuk dia, isu utama yang dijadikan tema Kongres Sungai Indonesia merupakan sungai sebagai pusat peradaban untuk kelangsungan hidup dengan kesejahteraan bersama. Dari kongres ini, tutur ia, diinginkan melahirkan kesempatan perwujudan gerakan kedaulatan air, sungai, dengan perairan menurut kelangsungan hidup juga kesejahteraan dengan.

Liburan ke Gangwon, Korsel? Simak Tips Berikut Ini

Negeri Gingseng mempunyai sejuta pesona yang menyenangkan kepada pelancong. Tak sekedar Seoul, saat ini Provinsi Gangwon sejak menyapa para pelancong dan menyajikan destinasi-destinasi menarik yang dimilikinya. Buat Kamu yang tertarik mengunjungi Gangwon demi berlibur, Pelatih Pemasaran Provinsi Gangwon demi Malaysia dengan Brunei, June Lau berbagi metode demi berlibur pada provinsi yang terleak pada timur laut Korea Selatan tersebut.

Destinasi

Pulau Nami serta Gunung Sorak menjadi destinasi tamasya andalan Gangwon. Terlebih Pulau Nami yang adalah lokasi syuting dari drama Korea, Winter Sonata. Tetapi, Lau menuturkan masih banyak destinasi-destinasi lainnya yang bukan kalah hebat dari dua lokasi itu, seperti Jade Garden yang berlokasi dalam ibu kota Gangwon, Chuncheon. Jade Garden dan adalah lokasi syuting drama-drama lain semacam Love Rain serta That Winter, The Wind Blows.

“Ada juga Jeongdongjin untuk tunggu sunrise, selain tersebut berada begitu juga sea train di Jeongdongjin, kamu berhasil lihat laut dari kontra kereta,” lanjut Lau.

Kepada yang berharap berlibur budaya, Gangneung serta sukses dikunjungi. Di Gangneung terdapat rumah tradisional juga situs-situs sejarah berikutnya. Saran terakhir dari Lau ialah Jeongseon. Tempat ini begitu juga dilihat serta budayanya yang menarik kepada wisatawan. Wisatawan sukses berkunjung ke pasaran tradisional dalam sini, karena Jeongseon dengan terkenal juga pangsa tradisionalnya serta serta rail bike-nya.

Waktu Kunjungan

Season gugur serta musim dingin menjadi ketika yang hebat untuk mengunjungi Gangwon. Pasalnya, pada season gugur wisatawan bisa melongok daun-daun berguguran juga suasana spektakuler dengan romantis. Gunung Sorak dimaksud Lau adalah lokasi paling baik untuk memanfaatkan season gugur. Untuk musim dingin, Lau menuturkan dominan terdapat destinasi hebat demi memanfaatkan salju di provinsi itu. Namun, berada satu lokasi yang diwajibkan dikunjungi saat mendatangi Gangwon dalam season dingin 2018, yakni Pyeongchang.

“Di Pyeongchang nanti bakal ada Winter Olympics pada 2018. Ini merupakan acara olahraga musim dingin dunia,” lanjut Lau.

Selain itu, Lau membicarakan akan banyak tedapat festival ketika season dingin di Gangwon. Untuk mempermudah wisatawan juga masyarakat, terdapat shuttle bus dari Seoul menuju masing-masing festival itu.

Wisatawan berfoto memanfaatkan tongkat narsis (tongsis) pada satu diantaranya kawasan liburan, dalam Seoul, Korea Selatan, 26 November 2014. Tongsis yang dijual dan beredar pada kalangan K-pop tersebut diwajibkan melalui sertifikasi khusus.
Transportasi

Buat semua pelancong yang harap pergi ke Gangwon dari Seoul, transportasi subway buat Lau berhasil dijadikan pilihan yang ampuh. Tapi, jalur subway dari Seoul sekedar sampai Kota Chuncheon. Tapi, bahwa pengunjung mau pergi ke kota berikutnya di Gangwon, pelancong mampu pergi memakai bus. Untuk Lau, sebagian besar pengunjung dalam Gangwon mengunakan bus ialah alat transportasi merekapun untuk pergi dari satu tempat bertamasya menuju tempat berikutnya.

Lokasi Menginap serta Makan

Buat wisatawan, jangan khawatir memikirkan tempat menginap serta makan ketika berkunjung di Gangwon. Dikarenakan, Lau menyebutkan sekarang ada dominan penginapan dengan serta restoran di provinsi itu. Tak sekedar itu, Lau menceritakan sekarang Gangwon mengadakan fasilitas-fasilitas bagi wisatawan Muslim.

“Sekarang pada Nami Island merekapun terupdate saja buka restoran halal yang disertifikasi dari Korean Islamic Federation, karena kami hendak mengundang makin sangat banyak pelancong Muslim, di Nami Island dan ada musala untuk laki-laki juga perempuan,” tutup Lau.

Berkreativitas di Museum Nasional

Pendidikan juga rasa cinta kepada budaya Indonesia sepatutnya sudah ditanamkan sedari sampingan. Upaya tersebut mencoba dijumpai Museum Nasional dan membuat area demi anak-anak atau Kid’s Corner.

Datangnya Kid’s Corner ini diakui pihak Museum Nasioal sebagai bentuk keprihatinan menurut museum-museum dalam Indonesia. Dikarenakan, pada bermacam wilayah sudah terdapat museum khusus anak yang membuka fasilitas-fasilitas khusus, seperti perlengkapan edukatif kultural kepada anak-anak.

“Kita jangankan sampai miliki children museum tersebut, fasilitas kepada anak saja kita mempelajari punyai. Makanya di bawah kebetulan berada satu ruang yang cukup representatif akhirnya dibuat untuk ruang anak-anak, kamu terang itu ialah Kid’s Corner,” tutur Kepala Sesi Pendidikan juga Publikasi Museum Nasional, Dedah Rufaedah Sri Handari, buat KompasTravel, Selasa (29/4/2015).

Kedatangan Kid’s Corner menurut Dedah diinginkan berhasil menambah pengetahuan juga mengembangkan kreativitas anak-anak. Beragam aktivitas bisa dilakukan anak-anak pada ruang tersebut, semacam memainkan angklung, menghias kendi, uji pakaian adat istiadat, sesudah membatik.

“Yang paling menonjol merupakan perkenalan terhadap busana adat. Kemudian anda perkenalkan batik, bahkan batik sudah menjadi intangible heritage UNESCO, ya paling tidak anak-anak bangga bila kamu milik intangible heritage yang diakui dunia,” tambah Dedah.

Meski setap saat diterpa aneka gadget, diakui Dedah, pengunjung anak-anak sangat antusias uji beragam kegiatan dengan pagelaran di Kid’s Corner. Tak jarang, pihak Museum Nasional begitu juga menyelenggarakan festival atau perlombaan guna menyemarakkan acara Kid’s Corner tersebut.

“Kemarin kamu adakan lomba gasing dengan gobak sodor, congklak serta untuk yang perempuan dan merekapun menikmati. Apa ya, mungkin itu sebuah yang update buat merekapun jadi merekapun antusias,” ungkapnya.

Namun, meskipun sudah berada mulai Agustus 2014 lalu, bukan banyak pengunjung yang mengenal datangnya Kid’s Corner ini. Diakui Dedah hal tersebut akibat pemilihan lokasi yang ada dalam lantai bawah.

“Cuma sebab sungguh lokasinya selalu terpencil pada bawah, kamu jadi suka ajak ayo pada bawah ada Kid’s Corner, kamu yang wajib mengarahkan. Atau, saat merekapun telepon demi kontrak akan asal, anda tawarkan serta,” kata Dedah.

Kid’s Corner itu dilengkapi juga lima stan, yakni stan mewarnai juga menggambar, stan alat musik tradisional, stan aksi tradisional, stan membatik dan stan lukis. Anak-anak bisa langsung menuangkan kreativitas mereka di media yang dimunculkan.

Dalam Kid’s Corner dilengkapi pula lima lemari besar yang memamerkan beraneka perbendaharaan, sejak dari sarana musik tradisional, pertandingan tradisional, kendi dan payung lukis, peralatan membatik juga baju tradisi.

Museum Nasional buka setiap hari kecuali Senin serta libur nasional, buka sejak pukul 08.00-16.00 atau 08.00-17.00 demi di habis pekan. Tiket masuk pengunjung demi dewasa Rp lima.000 dan anak-anak Rp dua.000. Museum tersebut berlokasi di Alternatif Medan Merdeka Barat Nomor 12, Jakarta Pusat.